Belajar Pengelolaan Dana Umat Dari DKM Masjid ANNUR Dukupuntang : Tidak Perlu meminta sumbangan Dijalanan
![]() |
| Usaha Air Mineral Galon Milik Masjid ANNUR Dukupuntang Cirebon |
Ringsatu Cirebon - Cirebon Masjid ANNUR Desa Dukupuntang Cirebon tidak pernah sepi dari pengunjung,Didirikan pada tahun 1986, sepertinya memang sudah dikonsep sebagai mesjid yang penuh “kemakmuran” sejak awal.
![]() |
| Ngobrol santai dengan DKM masjid ANNUR Dukuhpuntang selepas Sholat Jumat |
Kemakmuran yang dimaksud, adalah banyaknya aktivitas yang dilakukan di masjid.
Pengelolaan masjid atau diistilahkan dengan manajemen masjid penting dilakukan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada baik aset maupun sumber daya umat.
Sehingga strategi pencapaian kemakmuran masjid bagi kepentingan umat dan lingkungannya akan terwujud melalui tata kelola yang baik.
Dalam hal ini Misal, bagaimana manajemen masjid diterapkan pada bidang pembiayaan, pengelolaan dana umat, pembangunan masjid, ekonomi masjid, dan aspek pendidikan bagi masyarakat dan para jamaah.
Tata kelola Dana umat yang dikelola DKM Masjid AN NUR Desa Dukupuntang Cirebon untuk kegiatan usaha produktif, menjadi contoh terbaik sebuah kemandirian.
Mengoptimalkan sumberdaya sebagai penopang pembangunan sarana dan prasarana keberlangsungan masjid rupanya perlu dicontoh oleh masjid masjid yang lain memanajemen keuangan yang masuk dengan penuh tanggung jawab.
Melihat pemandangan yang begitu membanggakan dilingkungan masjid ANNUR Desa Dukuhpuntang dengan segala aktifitas usaha, begitu membangkitkan gairah.
Berkesempatan menememui secara ekslusif pengelola DKM Masjid ANNUR Dukupuntang selepas Sholat Jumat penulis disambut dengan baik dan terbuka. 16/11/20.
Ustad Ali Abjal Ketua DKM menceritakan perjalananya mengelola kas keungan kas untuk kegiatan Produktif supaya Masjid ANNUR Mandiri dan tidak bergantung pada sumbangan.
"Mengelola kas untuk kegiatan Produktif seperti yang dilihat sekarang di halaman Masjid ANNUR supaya Masjid Mandiri tidak bergantung pada sumbangan,sehingga ketika ada kebutuhan membangun sarana dan Prasarana kita tidak minta minta nyeser di jalan, wong pada akhirnya orang yang terketuk hatinya untuk sodakoh tidak akan menghalangi niatnya beramal " Ucapnya.
Menuturkan kemandirian yang diterapkan dalam system tata kelola keuangan masjid dimulai pada tahun 2010 manakala masjid ANNUR mendapat hibah alat isi ulang Air Mineral Galon dari Hamba Allah asal Kabupaten Indramayu.
"Allhamdullillah kemandirian untuk masjid perbaikan tata kelola dimulai dengan masjid mendapat bantuan alat isi ulang air mineral galon dari hamba Allah asal Indramayu, Berangkat dari sana kita fokus memanajement aset Masjid dan dikelola dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab " Tuturnya.
Lebih lanjut Ustad Ali Abjal mengatakan selain pengisian Air Mineral Galon masjid mempunyai aset beberapa kios yang di sewakan untuk para pelaku UMKM Seperti jualan telur dan Agen gas melon elpiji 3 Kilogram penyewaan Tangga Scafholding Tower serta aset Tanah dari hibah Hj Hasannah Seluas 3.570 Meter Persegi. Hasilnya diperuntukan untuk kegiatan sunatan massal yang rutin digelar saban tahun dan acara kerohanian lainnya serta pemeliharaan.
"Selain Air Mineral Galon yang mendapat income 2,5 juta perbulan Masjid juga mempunyai aset yang disewakan dari Kios yang dikontrakan kepada para pelaku usaha dengan sewa 5 juta Rupiah pertahun, dan ada dari sewa lahan tanah 3 jt pertahun mangga dihitung saja ada berapa pendapatan untuk kas masjid bisa dihitung dan pendapatannya diperuntukan untuk kegiatan kegiatan masjid seperti mengadakan Sunatan Massal setiap tahunya dan acara kerohanian seperti pengajian dan pemeliharaan " Terang Ali.
Mengulas Apa yang dilakukan DKM Masjid Annur Dukuhpuntang Cirebon bercerita, apa yang diterapkan Pihak DKM pernah menjadi Rujukan Study Banding dari DKM masjid kabupaten kuningan dan Kabupaten Subang.
"Pernah ada beberapa waktu yang terlewat dari DKM Masjid yang berasal dari Kuningan dan subang kita lupa namanya study banding kesini belajar system tata kelola kemandirian yang sudah DKM ANNUR lakukan " Tutupnya.
Selama dua jam lebih penulis ngobrol bareng dengan Pengurus DKM ANNUR banyak ilmu yang diambil dari system yang diterapkan.
Apa yang dilakukan DKM Masjid ANNUR Desa Dukuhpuntang rupanya patut ditiru DKM yang lain yang belum melakukan hal serupa,Masjid sebagai salah satu pusat kegiatan ummat menempati peranan sangat penting dalam proses perubahan.
Sejak dulu masjid telah menjadi salah satu pilar kekuatan masyarakat Indonesia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat Islam.
Masjid adalah simbul sebuah masyarakat, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Jo Kepayang





