IPW Soroti Terkait Peristiwa Polda Jambi, Polri Perlu Mengklarifikasi


Ringsatu.id-Jakarta
-Polda Jambi hrs menjelaskan secara transparan kasus video viral dimana seorang perwira polisi sedang dipukuli sejumlah polisi Anti huru hara dlm aksi demo mahasiswa menolak UU Ciptaker.

Ind Police Watch (IPW) menilai, Polri perlu mengklarifikasi Peristiwa ini. Sebab bagaimana pun Peristiwa ini sebuah peristiwa yg sangat memalukan bagi Polda Jambi dan sekaligus menggambarkan betapa buruknya koordinasi Polda Jambi dlm menangani aksi demo mahasiswa menolak UU Ciptaker.

Akibat buruknya kordinasi ini di lokasi demo yg terjadi justru aksi baku hantam sesama polisi. Bukan hanya itu publik juga me dengan jelas, seorang polisi Anti huru hara jatuh terjengkang setelah ditendang polisi berpakaian preman. 

Jika dilihat darj kronologinya, perwira polisi itu menyusup ke barisan mahasiswa yg sedang berdemo. Dia memakai jaket mahasiswa. Saat terjadi kericuhan sejumlah polisi berpakaian preman terlihat menangkapnya dan lalu memitingnya serta sebagian memukulinya. Bahkan ada pula sejumlah pasukan anti huru hara ikut memukulinya. Akibatnya polisi yg menyusup itu babak belur. 

Melihat hal ini teman2 polisi yg menyusup itu yg juga adalah polisi berpakaian preman langsung berdatangan untuk menyelamatkan perwira yg menyusup tsb. Akhirnya baku hantam sesama polisi di tengah aksi demo pun tak terhindarkan. Bagaimana pun peristiwa ini tidak hanya memalukan Polda Jambi tapi juga memalukan institusi kepolisian. 

Di tkp para demonstran menertawakan peristiwa ini. Begitu juga di medsos banyak yg menertawakan peristiwa ini.

Kasus baku hantam antar polisi di tengah aksi demo mahasiswa ini terjadi akibat tidak adanya koordinasi yg baik sesama aparatur kepolisian di lapangan. Selain itu tidak ada petugas yg mengawal perwira penyusup, sehingga ketika ybs ditangkap polisi yg lain, tidak ada yg menjelaskan bahwa ybs sedang melakukan penyusupan. Akibatnya ybs babak belur dipukuli dan terjadi bakuhantam antar polisi. Aksi penyusupan adalah hal biasa dalam strategi kepolisian untuk melakukan cipta kondisi, terutama dlm mengatasi aksi demo. Namun jika aksi penyusupan itu tidak terkoordinasi dengan baik, kekonyolan yg memalukan pun akan terjadi. Bukan hanya sipenyusup yg babak belur tapi sesama polisi bisa baku hantam di tkp, seperti di Jambi. Kasus ini hrs menjadi pelajaran bagi polri. Jika tidak, mahasiswa yg demo akan kembali disuguhkan pertunjukkan sesama polisi baku hantam di lokasi demonstrasi. (Rls)

Postingan populer dari blog ini

Pengukuhan Pengurus Pusat PARMUSI Periode 2020-2025

Kunjungi Purwakarta Wakapolri Imbau Masyarakat Liburan di Rumah Saja

OPS Zebra Lodaya 2020, Kapolres Indramayu Bagikan Ratusan Masker & Paket Sembako