Desa Cikulak Realisasikan Bansos Tahap IV Kepada 285 KPM
Ringsatu.id-Cirebon-Nilai bantuan provinsi Jawa Barat dalam penanganan Covid-19 kembali turun, Banprov atau bantuan sosial provinsi tahap keempat yang digulirkan pada Desember ini berupa uang tunai senilai Rp100.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tanpa ada bantuan non tunai seperti tiga tahap sebelumnya.
Ada 285 KPM di Desa Cikulak Kidul, Kecamatan Waled yang pada hari Sabtu (26/12/2020) menerima Banprov tahap keempat yang di salurkan langsung oleh petugas Kantor Pos. Bertempat di Gedung Desa Cikulak Kidul.
Penyaluran Banprov dihadiri oleh Kepala Desa (Kuwu), Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD dan anggotanya, RT, RW, serta para KPM.
Ketika awak media mewawancari Kepala Desa (Kuwu) Nastori mengatakan ada 285 KPM Desa Cikulak Kidul menerima Banprov tunai sebesar 100 ribu rupiah. Berbeda dengan tahap-tahap sebelumnya pada tahap ke empat ini hanya menerima uang tunai 100 ribu rupiah tanpa ada sembako,” katanya.
“Penyaluran berjalan dengan tertib dan lancar dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” pungkasnya.
Perlu diketahui pada April 2020 lalu Pemprov Jabar menyalurkan Rp 500.000 bantuan sosial provinsi yang terdiri dari non tunai 350 rupiah dan tunai 150 ribu rupiah, kemudian tahap kedua dengan nilai yang sama. Kemudian Pada tahap ketiga, nilai bantuan berkurang menjadi 350 ribu rupiah terdiri dari uang tunai 100 rupiah dan non tunai 250 rupiah.
Pada tahap ke empat ini, Pemprov Jabar menyalurkan Banprov dengan nilai uang tunai sebesar 100 ribu rupiah tanpa ada tambahan bantuan non tunai seperti tahap-tahap sebelumnya.
Jadi untuk Bansos ini kan rencananya 4 kali. Kesatu dan kedua itu Rp 500.000 paketnya tunai Rp 150.000 dan non tunai Rp 350.000, tahap ketiga menjadi Rp 350.000 dan tahap keempat ini Rp100.000. Kenapa penurunan ini terjadi selain bertambahnya jumlah KPM, juga memang kemampuan anggaran di provinsi , termasuk juga kan sekarang sudah mulai normal ya perekonomian itu,” ujar Nastori. (Nurhari)
